Merasa Cinta Suami Berkurang

Bismillaah

Jika terlintas dirasa berkurang cintanya padamu….

#istri

Mungkin kamu lihat temanmu begitu mudahnya membeli ini dan itu dengan uang suaminya, maka kamu merasa artinya suamimu tak pernah mendahulukan keinginanmu.
Maka lihatlah anak-anakmu.
Mereka yang terpenuhi kebutuhannya, yang menjadi prioritas kalian sekarang, bersyukurlah, Allah telah menitipkan mereka padamu, dengan nafkah perantara dari suamimu, sehingga suamimu sering harus mendahulukan anak dibanding keperluanmu yang dirasa tak terlalu darurat.

Mungkin kamu lihat wanita lain yang diberi kata-kata romantis setiap harinya, dipanggil dengan sapaan yang membuat hati berbunga-bunga, sementara kamu merasa suamimu begitu cuek dan dingin,
Maka lihatlah anak-anakmu.
Yang beranjak besar dengan pendidikan sekolah yang semakin menuntut materi, bersyukurlah, Allah telah menitipkan mereka padamu, suamimu sering berpikir berat, dan tak selalu bercerita kesulitannya di tempat kerjanya karena enggan membebanimu, sehingga lupa untuk menyapamu dengan panggilan sayang.

Mungkin kamu lihat tetanggamu, kerap diajak makan di restoran oleh suaminya, lantas kamu bandingkan sehingga dirasa betapa pelitnya suamimu.
Maka lihatlah lagi anak-anakmu.
Yang tumbuh sehat tak kurang suatu apapun, yang ceria saat melihat ayahnya pulang, bersyukurlah, Allah telah menitipkan mereka padamu, suamimu sengaja membelikan makanan kesukaan anak-anak meskipun sederhana setiap pulang bekerja, karena dia ingin dikenang sebagai ayah yang baik dimata anak-anaknya, karenanya berkuranglah anggaran untuk bisa makan di restoran, tak mungkinlah dia pelit untuk keluarganya.

Jika terlintas ingin membandingkan, merasa kurang cintanya padamu karena merasa tak dipenuhi apa-apa yang menjadi keinginanmu, mungkin sujudmulah yang kurang pada Rabbmu.

Keletihannya bekerja, kegigihannya berusaha menjadi ayah yang baik, kepura-puraannya seolah semua baik-baik saja di pekerjaan karena enggan membebanimu, terkadang dirasa begitu tegas, ketakutannya pada pertanggungjawaban pada Allah kelak tentang yang dipimpinnya, sehingga dirasa tak seperhatian dulu, tak sesayang dulu padamu, jarang memanjakanmu, jangan menjadikanmu kufur.
Dia sedang berpikir masa depan supaya kelak berkumpul lagi kelak di syurgaNya.

Tak semua bisa dinilai dengan materi.
Bahkan kehadirannya saja sudah merupakan karunia besar dari Rabbmu.

Bersyukurlah maka Allah akan tambah nikmatnya.

Barakallaahu fiik
Bunda kaska