Cermin Untuk Pasangan

 

JADILAH SEBUAH C E R M I N
== Bagi Pasanganmu ==

الْمُؤْمِنُ مَرْآةُ أَخِيهِ

“Seorang mukmin itu cermin bagi saudaranya.” [H.R. Al-Bukhari dalam Adabul Mufrad]

Demikian pula tentunya sepasang suami istri. Hendaknya kita menjadi ‘cermin’ bagi pasangan jiwa kita.

‘Cermin’ yang jujur dan mengharapkan kebaikan bagi pasangan.

Jujur, sehingga kita tidak membiarkan kekurangan yang ada pada pasangan. Kita sampaikan apa adanya.

Di samping itu kita juga menjadi ‘cermin’ yang menginginkan kebaikan. Sehingga kekurangan tersebut kita sampaikan dengan niatan untuk memperbaiki dirinya.

Karena itu tentunya kita sampaikan dengan cara yang hikmah. Supaya pasangan bisa menerima dengan lapang dada.

Bukan malah seperti pepatah ‘buruk muka cermin dibelah’. Yakni terjadi pertengkaran dikarenakan kita menyampaikannya dengan cara yang tidak tepat.

Sebaliknya pula, kita juga mesti menyadari bahwa pasangan kita adalah ‘cermin’ bagi kita. Oleh karenanya, apa yang ia sampaikan tentang diri kita, hendaknya kita terima. Karena hal itu tentulah bertujuan untuk memperbaiki diri kita.

[Ustadzah Ummu Umar]

Sumber gambar: hipwee