Allah mencintai orang yang berbuat kebaikan

posted in: Kajian | 0

Assalamualaikum…

Selamat Pagi sahabat .. :):)
Allah telah menyatakan dalam al-Qur’an bahwa Dia mencintai orang-orang yang selalu berbuat kebaikan karena keimanan mereka, dan orang-orang yang takut dan cinta kepada Allah, selanjutnya Dia menyatakan akan mem­­beri pahala kepada mereka dengan ke­baik­an:
Karena itu Allah memberikan kepada mereka pahala di dunia dan pahala yang baik di akhirat. Dan Allah menyukai orang-orang yang berbuat kebaikan.”(Q.s. Ali ‘Imran: 148)

Orang-orang yang berbuat baik di dunia ini memperoleh yang baik. Dan sesung­guh­nya kampung akhirat itu lebih baik, dan itulah sebaik-baik tempat bagi orang yang bertakwa.”(Q.s. an-Nahl: 30)

Ini merupakan kabar baik yang diberitakan dalam al-Qur’an kepada orang-orang yang berbuat kebaikan, yang mengorbankan diri, dan yang berusaha untuk memperoleh keri­dha­an Allah.

Allah memberikan kepada orang-orang ini berita gembira tentang kehidupan yang baik, di dunia ini dan di akhirat kelak, dan Allah akan menambahkan karunia-Nya, baik yang berupa kebendaan maupun keruhanian. Nabi Sulaiman yang diberi seluruh kerajaan, yang tidak pernah diberikan kepada siapa pun, dan Nabi Yusuf yang diberi wewenang atas selu­ruh harta benda Mesir, adalah contoh-contoh yang diceritakan dalam al-Qur’an. Allah memberitahukan kita tentang nikmat yang Dia berikan kepada Nabi Muhammad saw. dalam ayat,

Dan Dia mendapatimu sebagai seorang yang kekurangan, lalu Dia membe­rikan kecukupan.”(Q.s. adh-Dhuha: 8)

Perlu kita ketahui bahwa kehidupan yang indah dan baik tidak saja diberikan kepada orang-orang beriman dari generasi terdahulu. Allah menjanjikan bahwa dalam setiap kurun, Dia akan memberikan kehidupan yang baik kepada hamba-hamba-Nya yang beriman:

Barangsiapa mengerjakan amal saleh, baik laki-laki maupun perempuan dalam keadaan beriman, maka sesungguhnya akan Kami berikan kepadanya kehidupan yang baik, dan sesungguh­nya akan Kami beri balasan kepada mereka dengan pahala yang lebih baik dari apa yang telah mereka kerja­kan.”(Q.s. an-Nahl: 97)

Orang-orang yang beriman tidak pernah mengejar dunia, yakni mereka tidak tamak ter­hadap harta dunia, kedudukan, atau keku­asaan. Sebagaimana yang dinyatakan Allah dalam sebuah ayat, mereka telah menjual diri dan harta mereka untuk memperoleh surga. Jual beli dan perdagangan tidak melalaikan mereka dari mengingat Allah, mendirikan sha­lat, dan berjuang untuk agama. Di sam­ping itu, mereka tetap sabar dan taat sekalipun mereka diuji dengan kelaparan atau kehilang­an harta, dan mereka tidak pernah mengeluh. Orang-orang yang berhijrah pada zaman Nabi merupakan sebuah contoh. Mereka berhijrah ke kota lain dengan meninggalkan rumah, pe­kerjaan, perdagangan, harta, dan kebun mere­ka, dan di sana mereka puas dengan yang sedi­kit mereka miliki. Sebagai balasannya, mereka hanya mengharapkan keridhaan Allah. Kerelaan mereka dan keikhlasan mere­ka dalam mengingat akhirat menyebab­kan mereka memperoleh rahmat dari Allah berupa kehidupan yang baik. Kekayaan yang diberi­kan Allah kepada mereka tidak menyebabkan mereka mencintai dunia, sebaliknya mereka bersyukur kepada Allah dan mengingat-Nya. Allah menjanjikan kehidupan yang baik di dunia ini kepada setiap orang yang beriman dan berakhlak mulia…

* Harun Yahya

Oke Sahabat semoga Allah memudahkan kita untuk melakuakn kebaikan kebaikan dan meridhoi setiap langkah kita ..
Aamiin